Editorial
22 August 2022

Kenali Ciri-Ciri Anak Speech Delay dan Cara Mengatasinya



Anda memiliki anak usia 3 tahun, namun masih kesulitan untuk merangkai kalimat utuh? Jangan dihiraukan. Kondisi itu merupakan salah satu tanda dan ciri-ciri anak speech delay, yaitu keterlambatan anak dalam memahami bahasa dan mengungkapkannya secara lisan.

Permasalahan ini bukan hal yang sepele. Penelitian menunjukkan bahwa anak yang mengalami speech delay dan tidak mendapatkan treatment, cenderung mengalami masalah sosio-emosional. Anak jadi lebih mudah marah, sulit mengungkapkan isi hatinya, dan sulit bergaul.

Penyebab Speech Delay pada Anak

 

ciri-ciri anak speech delay

Penelitian menunjukkan ada banyak sekali penyebab speech delay pada anak, mulai dari faktor biologis, pengondisian lingkungan, hingga kondisi fisik. Salah satu contohnya ketika anak lahir dengan kondisi asfiksia (kadar oksigen tubuh rendah karena ada masalah paru-paru dan jantung) cenderung mengalami speech delay.

Namun pada anak yang kondisi fisiknya normal, speech delay terjadi sebagian besar karena faktor lingkungan dan keluarga. Contohnya ibu atau ayah jarang sekali mengajak sang buah hati untuk berbicara, sehingga kosakata anak menjadi terbatas.

Gadget dan gawai di era modern ini juga berpengaruh besar terhadap kemampuan linguistik anak. Minimnya interaksi, obrolan, dan candaan karena bermain gawai, membuat anak menjadi kesulitan untuk berkomunikasi.

 

Ciri-Ciri Speech Delay pada Anak

 

anak speech delay bisa sembuh

Anda bisa mengamati tanda-tanda keterlambatan berbicara pada anak ketika masih berusia beberapa bulan hingga 3 tahun pertamanya. Setelah  bayi berusia 2 bulan, bayi cenderung akan mengeluarkan bunyi-bunyi berbeda untuk mengekspresikan diri.

Setelah 18 bulan, biasanya sudah mulai bisa menyebutkan “ayah” “bunda” walau kurang jelas pelafalannya. Mulai saat itu, kosa katanya akan berkembang, hingga umur 2 tahun. Anak sudah mengenal kombinasi kata dan menggunakan lebih banyak kosa kata.

Apabila Anda melihat perkembangan sang buat hati tidak demikian, segera periksakan ke dokter. Berikan penanganan yang tepat dan terbaik agar menghindari bahaya speech delay di masa mendatang.

 

Menangani Speech Delay pada Anak

 

penyebab speech delay pada anak

Bila menemui bahwa anak mengalami keterlambatan, tidak perlu takut. Anak speech delay bisa sembuh ketika mendapatkan perawatan yang tepat. Apabila penyebabnya masalah fisik, terapi menjadi pilihan utama agar fisik anak bisa mendukung untuk berkomunikasi.

Orang tua juga harus pro-aktif berbicara, mengajak bercanda, atau sekedar bercerita apa yang Anda lakukan seharian. Perlahan anak akan mengenal kosakata baru dan belajar bagaimana berkomunikasi serta merangkai kata.

Ciri-ciri anak speech delay tidak boleh diabaikan, Anda harus menanganinya dengan tepat. Selain pengondisian dan pembiasaan, Anda juga bisa melindungi kesehatan anak seutuhnya dengan rangkaian produk Asuransi dari Ciputra Life